Skip to main content

2021, Smartphone Diprediksi akan Punah

Smartphone

Apa jadinya apabila suatu ketika nanti nir terdapat lagi ponsel pintar di dunia ini? Mungkin sulit dibayangkan, tetapi pada 5 tahun ke depan, ponsel pintar diprediksi akan segera ‘punah’.

Berdasarkan laporan ConsumerLab Insight Ericsson, dalam tahun 2021 masyarakat dunia akan menganggap bahwa ponsel pintar hanyalah bagian teknologi yg ada pada masa lampau.

Ketika ponsel pandai akan ditinggalkan, nantinya dikabarkan manfaatnya akan diambil alih sang kecerdasan protesis atau yang dikenal menggunakan kata artificial intelligence.

Kecerdasan Smartphone dalam bermain di Agen Togel sangat praktis protesis akan membantu insan dalam melakukan pencarian internet, sebagai asisten pada bepergian, & melakukan tugas-tugas lainnya. Fungsi-fungsi ini bahkan telah mulai dikembangkan waktu ini melalui sistem antarmuka dengan kecerdasan protesis bagi ponsel pandai .

Setelah melakukan survei terhadap 100 ribu konsumer yang dari dari 40 negara dan 15 ‘kota akbar global, didapatkan data yg menyatakan 44 persen orang percaya bahwa kecerdasan buatan sanggup sebagai pengajar yg baik & sepertiganya menyatakan mereka ingin ditemani sebuah perangkat yg menggunakan kecerdasan buatan, misalnya Joaquin Phoenix pada film Her.

Sementara itu, 43 % membicarakan mereka ingin memakai kecerdasan protesis sebagai donasi medis dan 41 persen menginginkan kecerdasan teknologi buat informasi finansial.

Michaeil Bjorn, Kepala Riset Ericsson ConsumerLab menyatakan,”beberapa dari tren ini memang terdengar begitu futuristik. Namun, konsumen tertarik dalam kerangka berpikir hubungan yang baru misalnya kecerdasan protesis dan empiris virtual.”

“Hal ini berarti kita akan segera melihat kategori produk yang baru buat konsumen, di mana semua industri akan melakuakn transformasi buat mengakomodasi pengembangan teknologi ini,” dia menandaskan.

Hp Nokia Murah nan Yahud

Nokia 7.2

Pada medio tahun 2000an nama Nokia sangat terkenal menjadi produsen HP yg digemari banyak kalangan. Seiring dengan perkembangan teknologi, muncullah era ponsel pintar menggunakan Android sebagai OS utamanya.

Nokia pun berusaha hadir menggunakan membawa sistem operasi mereka sendiri yaitu Symbian & Windows Phone. Namun nampaknya sistem operasi yang diusung Nokia tadi kurang mendapatkan antusias konsumen pasar ponsel pintar sebagai akibatnya meredupkan nama besar Nokia.

ini Nokia berusaha bangkit lagi dengan mengusung sistem operasi kebanyakan ponsel pandai Android. Hp ini bisa bermain Agen Slot Online sambil bekerja dengan Multitasking. Bahkan kini Nokia sebagai vendor ponsel pandai yg paling cepat melakukan rilis update Androidnya. 96% ponsel pintar keluaran Nokia telah memakai sistem operasi Android 9.0 Pie. Hal ini pun mengungguli vendor ponsel pintar lainnya misalnya Samsung, Xiaomi & Huawei.

Nah berikut ini rekomendasi Hp Yahud nan murah ada Nokia 7.2 Harga berkisar 4,5 jutaan.

Spesifikasi :

  • Prosesor: Snapdragon 660
  • RAM: 4/6 GB
  • Layar: 6,3 inci
  • Resolusi: 2280 x 1080 pixel
  • Kamera Depan: 20MP f/2.0
  • Kamera Belakang: 48 MP f/1.8, 8MP f/2.2 dan 5 MP
  • Storage: 64/128 GB
  • Baterai: 3500 mAh
  • Versi Android: 9.0

Salah satu yang menjadi andalan dari NOKIA 7.Dua merupakan tiga kamera belakang yang memakai lensa Zeiss dengan resolusi 48 MP, 8 MP & 5 MP. Sedangkan pada bagian depannya tersemat kamera selfie 20 MP. Bagian layar Nokia 7.Dua tampil dengan desain layar kekinian menggunakan notch waterdrop dalam bagian atasnya.

Nokia 7.Dua ditenagai sang chipset Snapdragon 660 yang dipadukan dengan RAM 4/6 GB, penyimpanan internal 64/128 GB dan pengolah grafis Adreno 512. Dengan spesifikasi dapur pacu tersebut pengguna sudah dapat menjalankan beberapa pelaksanaan secara bersamaan dengan lancar. Ponsel ini pula dilengkapi dengan fitur unggulan lain misalnya NFC, fingerprint dan koneksi USB Type-C. Bagian layarnya yg berdimensi 6.Tiga inci pula telah dilengkapi dengan pelindung layar Gorilla Glass 3.

 

Deretan HP Oppo Murah Dengan Spesifikasi Tidak Murahan

Deretan HP Oppo Murah Dengan Spesifikasi Tidak Murahan

HP Oppo sangat murah masih banyak dicari sama para pengguna gadget sekarang ini. Bukan hal yang mustahil kalau produk HP Oppo yang murah ini tetap mampu menunjang selama aktivitas di kehidupan sehari-hari.

Hal ini disebabkan produk yang dihadirkan juga merupakan produk dengan kualitas yang tidak murahan. Teknologi yang disematkan juga bisa kasihkan kepuasan dan juga kenyamanan yang terbaik untuk penggunanya.

HP Oppo Paling Murah Tahun 2020

Jangan sepelekan HP murah. Walaupun harga yang ditawarkan murah, bukan berarti HP ini tidak didukung kemampuan yang dimiliki sama HP dengan harga di atasnya. Oppo hadir dengan inovasi produk terbaik di tahun ini dengan mengusung ponsel yang sangat murah.

Vendor HP asal China ini hadirkan fitur kamera terbaik yang menjadi unggulannya. Berikut ialah beberapa HP Oppo yang punyai harga yang murah, diantaranya:

Oppo A5s

Oppo hadirkan kualitas layar seluas 6,5 inchi di HP Oppo A5s ini. Layar itu miliki panel S-IPS yang jernih. Seri A5s ini juga dibekali dengan kamera belakang dua buah yang resolusinya masing-masing 2 MP dan 13 MP.

Sementara kamera depannya sebesar 8 MP yang hadirkan hasil gambar yang tajam. Untuk dapur pacu, HP Oppo ini gunakan prossecor Octa Core dengan kecepatan 2,3 GHz.

Sedangkan RAM 2 GB juga dilengkapi dengan ROM 32 GB. HP Oppo paling murah seri A5s ini dibandrol dengan harga Rp 1,5 juta rupiah.

Oppo A3s

HP yang satu ini juga merupakan HP Oppo murah yang bisa direkomendasikan. Walaupun murah, tapi HP ini sudah dibekali dengan tampilan layar seluas 6,2 inchi. Desainnya juga sudah dirancang dengan tampilan kekinian dengan poni yang ada pada bagian atas layarnya.

Oppo A3s ini juga hadir dengan fitur dual camera yang berada pada belakang bodi. Kamera itu berkonfigurasi dengan lensa 2 MP dan 13 MP. Untuk dapur pacunya diusung sama chipset Snapdragon 450 yang berfabrikasi 14 NM.

Hal ini bisa pengaruhi kinerjanya biar makin maksimal dalam performanya. A5s juga dibekali sama baterai berdaya besar yaitu 4.300 mAh.

Dengan ini, HP mampu bertahan hingga 18 jam dalam penggunaan normal. HP Oppo sangat murah ini bisa anda peroleh dengan harga kisaran Rp 900 ribu rupiah.

Baca juga : varian-rog-scar-laptop-gaming-yang-miliki-desain-face-off

Oppo A1K

Oppo seri A1K ini sudah dirilis tahun 2019 lalu. Desain yang dihadirkan juga merupakan desain yang kekinian dengan layar poni. Layar yang miliki rasio 19,5:9 ini sudah dilengkapi dengan pelindung Gorilla Glass.

HP ini begitu bagus dalam hal fotografi sebab kamera selfienya dilengkapi dengan fitur Al Beautification. Kamera ini beresolusi 5 MP. Sedangkan untuk kamera belakang 8 MP dan dilengkapi dengan flash LED.

Chipset yang mendukung kinerja HP Oppo ini ialah MediaTek Helio P22 dan didukung juga dengan RAM 2 GB dan ROM 32 MP. Untuk peroleh HP ini, anda cukup merogoh kocek sebesar Rp 1,4 juta saja.

Oppo A83

HP Oppo sangat murah berikutnya ialah seri A83. Mempunyai kamera belakang dengan resolusi 13 MP yang juga berfungsi sebagai kamera utama.

Buat kamera selfie mempunyai resolusi 8 MP yang dilengkapi dengan teknologi Al Recognition yang begitu membantu dalam pengambilan foto selfie anda.

Dengan pemakaian teknologi itu, HP Oppo mampu memindai 254 titik wajah yang berdasarkan warna dan jenis kulit.

Spesifikasi, Kekurangan, dan Kelebihan Google Pixel 4 dan Pixel 4 XL

Spesifikasi, Kekurangan, dan Kelebihan Google Pixel 4 dan Pixel 4 XL

Pada tanggal 15 Oktober lalu, Google resmi meluncurkan ponsel terbarunya yaitu Pixel 4 dan Pixel 4 XL di New York, Amerika Serikat. Kedua ponsel ini masih memiliki banyak kesamaan, perbedaannya hanya terletak pada ukuran layar dan kapasitas baterai.

Pixel 4 memiliki ukuran layar lebih kecil yaitu 5,7 inci daripada Pixel 4 XL yang memiliki layar sebesar 6,3 inci dimana keduanya sudah berkualitas HD+.

Sementara dari segi baterai, Pixel 4 menawarkan kapasitas 2800 mAh dan Pixel 4 XL 3700 mAh. Dibandingkan dengan seri Pixel sebelumnya yaitu Pixel 3 dan Pixel 3 XL, keluaran terbaru ini lebih unggul dari segi kamera, yaitu berbekal kamera ganda.

Kedua ponsel ini memiliki kamera utama 12 MP, dual pixel bersanding dengan kamera telefoto 16 MP dengan 2x zoom hybrid dan menggabungkan fokus optis serta digital. Sementara untuk kamera depan atau kamera selfie sama-sama 8MP. Namun, nggak ada lensa ultra-wide di kedua ponsel ini.

Sehingga dapat mengambil gambar objek langit pada malam hari dan memiliki kemampuan potret bokeh dengan lebih baik. Pada bagian bezel atas layar, ada dua sensor fitur terbaru, yaitu face unlock dan fitur Motion Sense yang memungkinkan pengguna mengontrol ponsel tanpa harus menyentuh smatrphone tersebut, tetapi menggunakan gestur tangan.

Kedua smartphone ini juga dibekali OS Android 10 dengan Chipset Qualcomm SD855 dan 6GB RAM. Keduanya pun menyediakan pilihan memori 128GB dan 64 GB.

Nggak hanya itu saja. Kedua ponsel keluaran Google ini tentu memiliki banyak fitur bagus dan memiliki kelemahan yang kurang mampu bersaing dengan produk smartphone flagship lain yang juga terbaru. Untuk mengetahui spesifikasi kedua ponsel ini secara lebih lengkap, simak ulasan berikut.

Spesifikasi Pixel 4

– Dimensi : 147,1 x 68,8 x 8,2 mm
– Berat : 162 g
– Layar : P-OLED capacitive touchscreen, 16 M colors berukuran 5,7 inci, resolusi 1080 x 2280 piksel, 80,7 cm2 (79,8% screen to body ratio) , dengan ratio aspek 19:9 dan dilindungi oleh fromt/black glass (Gorilla Glass 5) alumunium frame
– SIM : Nano-SIM card & eSIM
– OS : Android 10
– Chipset : Snapdragon 855 (7 nm)
– CPU : Octa-core
– GPU : Adreno 640
– RAM : 6 GB
– Memori internal : 64 GB dan 128 GB tanpa ada memory card slot
– Kamera utama : 12,2 MP; f/1,7; 28mm (wide); 1/2,55?; 1,4µm; dual pixel PDAF, OIS 16 MP; f/2,4; 45mm (telephoto); 1,0µm; PDAF; OIS; 2x optical zoom; dilengkapi Dual-LED flash, Auto-HDR, panorama; dan menawarkan fitur 2160p@30fps, 1080p@30/60/120fps, 1080p@30fps (gyro-EIS) untuk video
– Kamera depan : 8 MP; f/2,0; 22mm (wide); 1,22µm; no AF dengan TOF 3D camera; dilengkapi fitur auto-HDR dan 1080p@30fps untuk video
– Sound : stereo speakers tanpa 3,5 mm jack audio
– Baterai : non-removable Li-Po berkapasitas 2800 mAh dengan fast battery charging 18 W; dilengkapi USB Power Delivery 2.0 dan QI wireless charging
– Konektivitas : 4G LTE, Wi-Fi 802.11 a/b/g/n/ac, dual band, WI-Fi Direct, DLNA, hotspot, Bluetooth 5.0 A2DP, LE, aptX HD, USB 3.1 type C 1.0 reversible connector
– Sensor : face ID, accelerometer, gyro, proximity, compass, baromete

Baca juga : melihat-peningkatan-vivo-y50-yang-kini-turun-harga

Spesifikasi Google Pixel 4 XL

– Dimensi : 160,4 x 75,1 x 8,2 mm
– Berat : 193 g
– SIM : Nano-SIM card & eSIM
– Layar : P-OLED capacitive touchscreen, 16 M colors berukuran 6,3 inci, resolusi 1440 x 3040 piksel, 98,0 cm2 (81,3% screen to body ratio) , dengan ratio aspek 19:9 dan dilindungi oleh Corning Gorilla Glass 5
– OS : Android 10
– Chipset : Snapdragon 855 (7 nm)
– CPU : Octa-core
– GPU : Adreno 640
– RAM : 6 GB
– Memori internal : 64 GB dan 128 GB tanpa ada memory card slot
– Kamera utama : 12,2 MP; f/1,7; 28mm (wide); 1/2,55?; 1,4µm; dual pixel PDAF, OIS 16 MP; f/2,4; 45mm (telephoto); 1,0µm; PDAF; OIS; 2x optical zoom; dilengkapi Dual-LED flash, Auto-HDR, panorama; dan menawarkan fitur 2160p@30fps, 1080p@30/60/120fps, 1080p@30fps (gyro-EIS) untuk video
– Kamera depan : 8 MP; f/2,0; 22mm (wide); 1,22µm; no AF dengan TOF 3D camera; dilengkapi fitur auto-HDR dan 1080p@30fps untuk video
– Sound : stereo speakers tanpa 3,5 mm jack audio
– Baterai : non-removable Li-Po berkapasitas 3700 mAh dengan fast battery charging 18 W; dilengkapi USB Power Delivery 2.0 dan QI wireless charging
– Konektivitas : 4G LTE, Wi-Fi 802.11 a/b/g/n/ac, dual band, WI-Fi Direct, DLNA, hotspot, Bluetooth 5.0 A2DP, LE, aptX HD, USB 3.1 type C 1.0 reversible connector
– Sensor : face ID, accelerometer, gyro, proximity, compass, baromete

Itulah spesifikasi Pixel 4 dan Pixel 4 XL yang secara umum hampir sama dan bisa untuk kamu pertimbangkan sebelum memutuskan untuk membeli kedua seri ponsel dari Google tersebut. Selain spesifikasi, jangan lupa juga untuk mempertimbangkan keunggulan dan kelemahan smartphone keluaran baru ini supaya lebih mantap dalam membelinya.

Kelebihan Pixel 4 dan Pixel 4 XL

1. Sangat mendukung untuk memotret objek langit di malam hari

Kelebihan Google Pixel 4 dan Pixel 4 XL ini salah satunya adalah fitur Night Sight yang memungkinkan penggunanya untuk memotret objek langit di malam hari dengan bagus. Pas banget jika kamu menggunakannya untuk kepentingan fotografi, terutama fotografi benda langit.

2. Mampu merekam gambar dengan kualitas bagus

Kelebihan kedua ponsel ini yang lain adalah dari segi kamera yang memang terbaik dalam hal image processing. Kemampuan Google Pixel 4 dan Pixel 4XL ini bahkan mampu bersaing dengan smartphone flagship lain kalau soal pengambilan gambar.

3. Tampilan layar yang jernih, tajam, dan disertai pelindung

Kelebihan Google Pixel 4 dan Pixel 4 XL ini juga terletak pada layarnya dengan P-OLED capacitive touchscreen, aspek rasio 19:9 dan dilengkapi HD+ memberikan tampilan jernih dan tajam. Selain itu, layar kedua ponsel ini dilengkapi pelindung berupa Gorilla Glass 5.

4. Performa lebih oke

Dibekali OS Android terbaru, yaitu Android 10 dan menggunakan processor Qualcomm SDM855 Snapdragon 855, tentunya performa Google Pixel ini sangat oke serta mampu bersaing dengan berbagai merek smartphone flagship terbaru.

5. Adanya Wireless Charging untuk pengisian daya tanpa kabel

Meski kapasitas baterai kurang memadai, kedua ponsel dari Google ini tetap memiliki fitur fast battery charging 18 W yang akan membuat pengisian daya lebih cepat dan fitur wireless charging yang sangat memudahkan karena pengisian daya dilakukan tanpa kabel.

Kekurangan Google Pixel 4 dan Pixel 4 XL

1. Harga mahal

Google Pixel 4 dan Pixel 4 XL ini memiliki harga yang kurang bersahabat, terutama bagi kalangan menengah ke bawah. Google Pixel 4 dibanderol dengan harga mulai USD 799 (Rp 11 juta-an), sementara Pixel 4 XL dibanderol mulai USD 899 (Rp 12 juta-an).

2. Nggak ada fitur ultra wide pada kamera

Di saat smartphone flagship dari harga murah sampai mahal menawarkan fitur ultra wide pada kamernya, Pixel 4 dan Pixel 4 XL ini justru malah menawarkan telefoto 2x zoom.

3. Kapasitas baterai kurang besar

Google Pixel 4 dan Pixel 4 XL hadir dengan baterai yang hanya berkapasitas 2800 dan 3700 mAh, sehingga kurang memadai untuk melengkapi segala kecanggihannya.

4. Kapasitas penyimpanan terbatas dan nggak bisa ditambah microSD

Kekurangan kedua ponsel ini dibanding flagship keluaran terbaru, kurang mendukung kalau kamu membutuhkan kapasitas penyimpanan data yang besar. Google Pixel 4 dan Pixel 4 XL hanya dilengkapi RAM 6 GB. Memori internalnya yaitu 64 GB dan 128 GB, bahkan nggak bisa diekspansi dengan tambahan microSD. Soal kapasitas penyimpanan sepertinya belum bisa disejajarkan dengan berbagai smartphone flagship terbaru.

Melihat Peningkatan Vivo Y50 yang Kini Turun Harga

Vivo terus menghadirkan peningkatan spesifikasi pada smartphone seri Y mereka. Hal ini bertujuan untuk menunjang kebutuhan konsumen di seri tersebut.

Jika menengok ke belakang, peningkatan di ponsel seri Y sudah dilakukan Vivo sejak seri Y71 meluncur pada April 2018. Ponsel ini menjadi seri Y pertama dengan Face Access, RAM 3 GB, penyimpanan 32 GB, dan baterai 3.360 mAh.

Kemudian, seri Y83 menjadi ponsel seri Y pertama Vivo dengan fitur All-New FullView Display, Fingerprint, dan Live Photo. Adapun seri Y91 menjadi ponsel All Screen dan AI Dual Camera pertama Vivo.

Pada seri Y17, Vivo menghadirkan tiga kamera belakang dengan AI, baterai 5.000 mAh, Fast Charging 18 W, serta penyimpanan internal 128 GB. Fitur Reverse Charging dan AI Multi-Mode Camera belakangan hadir di seri Vivo Y19, dengan RAM 6 GB.

Kini melalui seri Y terbaru, yakni Vivo Y50, seabrek peningkatan pun diberikan Vivo. Bisa dibilang, Vivo Y50 merupakan ponsel seri Y paling mumpuni dibanding seri-seri Y sebelumnya.

Hal ini, menurut Vivo, dilakukan demi memberikan price to performance yang terbaik di kelasnya. Bahkan, harga Vivo Y50 pada awal Juni lalu juga turut dipangkas oleh Vivo, dari semula Rp 3,7 juta menjadi Rp 3,5 juta di Indonesia.

“Ragam kebutuhan konsumen yang semakin beragam menjadi semangat kami untuk
menghadirkan peningkatan di Vivo Y50,” ujar Senior Brand Director Vivo Indonesia Edy Kusuma  Senin (22/6/2020).

Dari sisi tampilan, misalnya, Vivo Y50 mengusung layar berukuran 6,53 inci dengan desain Ultra O Screen, memungkinkan kamera selfie beresolusi 16 MP (f/2.0) dimuat dalam sebuah lubang punch hole di bagian kiri atas layar.

Sebelumnya, aneka ponsel Y-series dari Vivo (kecuali Y30) biasanya mengusung kamera selfie yang ditampung di dalam poni (notch) bergaya ala tetesan air (waterdrop).

Beralih ke bagian belakang, punggung Vivo Y50 kini memiliki empat kamera belakang (AI Quad Camera) yang disusun dalam sebuah modul persegi bak ponsel premium.

Keempat kamera tersebut masing-masing memiliki resolusi 13 MP (f/2.2, wide), 8 MP (f/2.2, Super Wide-Angle), 2 MP (f/2.4, Super Macro), dan 2 MP (f/2.4, Super Bokeh).

Ada pula software penunjang kamera Super Night Camera yang berfungsi untuk menghasilkan foto malam hari yang ciamik, serta Ultra Stable Video guna meredam guncangan ketika ponsel dipakai untuk merekam video.

Tak hanya desain dan kamera, Vivo Y50 juga dipersenjatai dengan spesifikasi hardware yang juga lebih canggih dibanding para pendahulunya di keluarga Y-series.

Beberapa di antaranya adalah chipset Snapdragon 665 yang menjadi “otak” ponsel tersebut, didukung pula dengan RAM berkapasitas jumbo dan terbesar di seri Y, yakni 8 GB.

Selain itu, Vivo Y50 sudah dibekali media penyimpanan sebesar 128 GB, cukup lega untuk menyimpan file foto, video, dan dokumen kerja.

Smartphone dengan memori RAM dan ROM terbesar di kelasnya ini kami persembahkan untuk konsumen dengan aktivitas yang multitasking,” tutur Edy.

Di samping RAM, angka jumbo juga bisa dilihat dari spesifikasi baterai Vivo Y50 dengan kapasitas 5.000 mAh, turut didukung dengan pengisian cepat 15W (via USB tipe-C) dan fitur reverse charging guna menyulap ponsel menjadi power bank.

Dengan spesifikasi seperti demikian, Vivo Y50 menjadi ponsel yang diklaim Vivo menunjang beragam aktivitas multitasking.

Vivo Y50 turun harga

Vivo juga diketahui telah memangkas harga penjualan ponsel seri Y50 di Indonesia hingga sekitar Rp 200.000.

Semula, harga Vivo Y50 saat meluncur di Indonesia pada April 2020 adalah Rp 3,7 juta. Mulai 4 Juni, harga Vivo Y50 dipangkas sehingga menjadi Rp 3,5 juta, termasuk bundling paket data 36 GB dan streaming YouTube dari Indosat.

Terdapat dua pilihan warna Vivo Y50 yang bisa dipilih pengguna di Indonesia, yakni Irish Blue dan Starry Black.

Konsumen yang ingin membeli ponsel teranyar ini bisa memanfaatkan “Layanan Antar ke Rumah” dari Vivo yang bisa diselisik lebih lanjut di tautan berikut, atau melalui WhatsApp ke nomor 0811-9760-1111.

Melihat Foto Hasil Jepretan Kamera Redmi Note 9 dan Note 9 Pro

Xiaomi merilis dua smartphone jagoannya di segmen menengah, yakni Redmi Note 9 dan Redmi Note 9 Pro di pasar Indonesia. Harga Redmi Note 9 paling murah adalah Rp 2,5 juta, sementara versi Pro paling murah dijual dengan harga Rp 3,5 juta.

Salah satu sektor yang diunggulkan Redmi Note 9 series adalah kamera. Lantas, dengan harga tersebut, bagaimana hasil jepretan kamera Redmi Note 9 dan Redmi Note 9 Pro?

Sebelum menjawabnya, tidak ada salahnya untuk mengingat lagi bagaimana spesifikasi kamera keduanya. Bisa dikatakan, secara spesifikasi, Redmi Note 9 series sedikit naik kelas dibanding pendahulunya.

Mulai dari Redmi Note 9, kamera belakang terdiri dari kamera wide yang merangkap menjadi kamera utama dengan resolusi 48 MP (f/1.79) dengan dukungan phase detection autofocus (PDAF).

Kemudian, terdapat kamera ultrawide 8 MP (f/2.2), kamera makro 2 MP (f/2.4), dan depth sensor 2 MP (f/2.4). Di sisi depan, terdapat kamera tunggal beresolusi 13 MP.

Sementara untuk versi “Pro”, spesifikasinya agak sedikit tinggi. Kamera utamanya beresolusi 64 megapiksel (f/1.89).

Ditemani kamera ultrawide 8 MP (f/2.2), kamera makro 5 MP (f/2.4), dan kamera depth sensor 2 MP (f/2.4). Untuk slefie, tersemat kamera tunggal 16 MP (f/2.5) di bagian depan.

Secara umum, bisa dibilang kualitas gambar yang dihasilkan kamera Redmi Note 9 dan Redmi Note 9 Pro cukup baik untuk smartphone kelas menengah. Warna yang ditangkap lebih vibrant atau cerah dan mendekati aslinya.

Meskipun dibantu dengan teknologi AI, namun teknologi ini tidak mengubah warna asli dari obyek. Sehingga, hasil gambar tidak terkesan berlebihan.

Misalnya saja pada saat mengambil foto bunga bougenville ungu berikut. Memang, saat menggunakan mode normal di Redmi Note 9, warnanya agak sedikit pucat.

Perbandingan foto Redmi Note 9 menggunakan mode 48 MP (kanan) dan mode normal dengan zoom 1x (kiri).

Berbeda dengan saat mengaktifkan mode 48 MP, warna ungu dan hijau daun terlihat lebih cerah.

Begitu pula saat mengaktifkan mode 64 MP di Redmi Note 9 Pro, warna yang dihasilkan tetap cerah namun tidak berlebihan.

Perbandingan foto menggunakan mode normal (kiri) dan mode 64 MP di Redmi Note 9 Pro pada siang hari.

Perlu diperhatikan, saat mengaktifkan mode 48 MP atau 64 MP, fitur lain seperti HDR atau AI tidak bisa diaktifkan secara bersamaan. Salah satu yang cukup menarik saat menjajal dua samrtphone ini adalah kecepatan autofokus dan minimnya shutter lag.

Sejauh yang KompasTekno coba, Redmi Note 9 series ini lebih cepat dalam menemukan titik fokus dibanding ketika mencoba Redmi Note 7.

Shutter lag, atau jeda saat menekan tombol shutter ke penangkapan gambar pun tidak lagi ditemui, baik saat siang hari dalam keadaan cukup banyak cahaya atau malam hari atau saat minim cahaya.

Kecuali saat mengaktifkan mode malam, tentu shutter lag tidak bisa dihindarkan. Ketika mengaktifkan mode malam di kedua ponsel, ada jeda beberapa detik untuk pengambilan gambar. Tapi hasilnya tidak begitu mengecewakan.

Perbandingan foto pada malam hari, masih menggunakan Redmi Note 9 Pro. Foto kanan meggunaan mode malam di mana warna lebih terlihat terang, sementara foto kiri menggunakan mode normal.

Hasil terbaik mode malam bisa dilihat saat benar-benar menangkap obyek yang sangat minim cahaya. Untuk mode malam, versi “Pro” lebih unggul dibanding versi reguler.

Detail dan warna obyek lebih jelas di Redmi Note 9 Pro. Sementara di Redmi Note 9, hasil mode malam terlihat sedikit buram.

Fungsional Apple Watch Mendatang Tidak Akan Terlalu Bergantung Pada iPhone Lagi

Apple Watch merupakan smartwatch di mana ia memerlukan iPhone yang dihubungkan untuk dapat bekerja. Misalnya, sampai versi seluler Apple Watch diluncurkan, pengguna perlu memastikan smartwatch mereka dipasangkan dengan iPhone mereka untuk menerima panggilan telepon dan untuk mengakses internet. Sementara itu telah berubah, Apple Watch masih cukup tergantung pada iPhone.

Contoh lain adalah aplikasi, di mana jika Anda ingin mengunduh aplikasi Apple Watch, Anda harus mengunduh aplikasi melalui iPhone Anda. Namun, itu bisa segera berubah karena menurut laporan dari Bloomberg, telah terungkap bahwa dalam pembaruan besar berikutnya untuk watchOS, Apple dapat memberikan Apple Watch kemandirian yang lebih besar, sehingga tidak bergantung lagi pada iPhone.

Ini akan dilakukan dengan memberikan Apple Watch layanan App Store sendiri yang dapat diakses melalui jam tangan itu sendiri. Dengan begitu, jika pengguna ingin mengunduh aplikasi WatchOS, mereka dapat melakukannya meski jauh dari perangkat iPhone. Namun, bagi mereka yang tidak memiliki versi seluler dari Apple Watch, Anda masih harus menjaga smartwatch dan iPhone berdekatan satu sama lain untuk menerima pemberitahuan, jadi tetap ada hal yang perlu dipertimbangkan.

Namun, jika Anda memiliki versi seluler dari Apple Watch, maka pembaruan watchOS yang akan datang mungkin perlu diperhatikan. Apple diharapkan mengumumkan pembaruan besar untuk Apple Watch berikutnya di WWDC bulan depan. Kita nantikan saja kabar selanjutnya.

Bocoran Vivo X50 Beredar di Internet

Vivo dikabarkan akan segera meluncurkan smartphone vivo X50 dan X50 Pro.

Sebelumnya Vivo juga telah menampilkan video singkat terkait smartphone Vivo X50 Pro yang dilengkapi stabilisasi kamera layaknya gimbal dengan optik canggih yang bertindak seperti mata manusia.

Diperkirakan smartphone tersebut akan hadir dengan mikro gimbal yang stabil seperti smartphone konsep APEX 2020.

Dikutip dari GSM Arena, ni akan memungkinkan X50 untuk memiliki kemampuan stabilisasi yang lebih baik saat mengambil foto dan video daripada sistem OIS biasa.

Sementara X50 Pro juga akan menampilkan layar AMOLED 6,56 inci FHD+, dengan punch hole di sudut kiri atas layar untuk menempatkan kamera selfie-nya.

Keduanya juga memiliki pengaturan kamera berbeda. Selain itu, Vivo juga merilis video promo, yang memperlihatkan kemampuan kamera X50 Pro. Smartphone tersebut bisa melakukan 60x hybrid zoom.

Seri Vivo X50 dijawalkan akan debut pada 1 Juni 2020. Menjelang kehadirannya, bocoran tentang kedua smartphone diprediksi akan kembali muncul.

Selain akan merilis X50 dan X50 Pro, Vivo juga akan merlis earphone terbarunya bernama TWS Neo.

TWS Neo diketahui akan menjadi varian yang lebih terjangkau dari Earphone TWS vivo tahun lalu.

Dari segi desain, TWS Neo terlihat cukup identik dengan seri pendahulunya dengan pendekatan stem in-ear dan casing berbentuk oval. Earphone ini juga hanya akantersedia dalam varian warna Putih dan Biru Tua. Perusahaan juga telah menampilkan video singkat yang memperlihatkan kualitas suara yang baik dan latensi rendah.

Diketahui TWS Neo dijadwalkan meluncur pada tanggal 1 Juni, bersama smartphone seri Vivo X50.

Samsung Galaxy Note 20 Bakal Dirilis Online

Samsung dikabarkan bakal merilis Galaxy Note 20 secara online. Ini menjadi momen pertama bagi Samsung meluncurkan perangkat andalannya secara daring.

Peluncuran seri Galaxy Note 20 diperkirakan berlangsung pada Agustus mendatang, dikutip dari GSMarena, Sabtu (23/5). Kabarnya, Samsung tak hanya merilis Note 20 dan Note 20+, tetapi juga meluncurkan perangkat Galaxy Fold 2.

Melalui laporan pendapatan Q1 2020 lalu, Samsung juga telah mengklarifikasi bahwa peluncuran seri Note 20 dan Fold 2 akan jatuh pada paruh kedua tahun ini.

Meski begitu, keputusan merilis perangkat andalan secara online tak hanya dilakukan Samsung. Sebelumnya, Huawei juga merilis P40 Pro secara online pada Maret lalu.

Hal ini juga tak terlepas dari batalnya ajang pameran teknologi Mobile World Congress (MWC). Sehingga, banyak brand smartphone yang terpaksa merilis perangkat secara online.

Menariknya, peluncuran secara virtual melalui siaran langsung juga mengisyaratkan stabilnya perusahaan di tengah pandemi Covid-19.

Sayangnya, belum ada detil pasti terkait tanggal peluncuran ponsel Flagship Samsung. Sejauh ini, Samsung juga belum memberikan informasi lebih lanjut.

DxOMark Ungkap Hasil Pengujian Kamera Galaxy S20 Plus

DxOMark merilis ulasannya tentang sistem kamera Samsung Galaxy S20+ (Plus). Dikutip Sindonews, berbeda dengan S20 Ultra yang menggunakan pixel binning pada sensor utama 108MP, Galaxy S20 Plus menggunakan sensor 12 MP dengan piksel 1,6nm yang besar.

Susunan kamera ini memiliki tiga kamera lain, masing-masing ultra wide (12 MP), telefoto (24 MP), dan sensor kedalaman (0,3 MP) untuk bidikan bokeh.

Galaxy S20 Plus menerima skor keseluruhan 118, terdiri dari skor fotografi 127 dan skor video 100. Kekuatannya dalam foto diam dikaitkan dengan eksposur yang sangat baik, rentang dinamis luas, warna-warna cerah, dan kamera ultra lebar brilian.

DxOMark melihat paparan akurat yang luar biasa bahkan dalam kondisi yang lebih menantang dan keseimbangan putih nan akurat.

Kemampuan zoom-nya tidak mengesankan. Kamera zoom 64 MP miliknya digunakan untuk memotong gambar dari pemandangan, yang bisa bagus dalam pencahayaan terang. Tetapi detailnya lebih lembut dalam pemotretan zoom jarak menengah dan lebih panjang. Foto Potret kuat, dengan bokeh yang meyakinkan, meskipun tidak cukup baik untuk mendapatkan skor teratas.

Rentang dinamis untuk video sangat bagus di luar ruangan, meskipun bukan yang terbaik -tetapi dengan saturasi tinggi. Detailnya tinggi dalam video 4K, meskipun bisa agresif dengan ketajaman.

Fokus otomatis beradaptasi cepat dan melacak objek dengan baik. Stabilisasi bukan yang terbaik, tapi dianggap DxOMark melakukan tugasnya saat mengubah tampilan.