Skip to main content

2021, Smartphone Diprediksi akan Punah

Smartphone

Apa jadinya apabila suatu ketika nanti nir terdapat lagi ponsel pintar di dunia ini? Mungkin sulit dibayangkan, tetapi pada 5 tahun ke depan, ponsel pintar diprediksi akan segera ‘punah’.

Berdasarkan laporan ConsumerLab Insight Ericsson, dalam tahun 2021 masyarakat dunia akan menganggap bahwa ponsel pintar hanyalah bagian teknologi yg ada pada masa lampau.

Ketika ponsel pandai akan ditinggalkan, nantinya dikabarkan manfaatnya akan diambil alih sang kecerdasan protesis atau yang dikenal menggunakan kata artificial intelligence.

Kecerdasan Smartphone dalam bermain di Agen Togel sangat praktis protesis akan membantu insan dalam melakukan pencarian internet, sebagai asisten pada bepergian, & melakukan tugas-tugas lainnya. Fungsi-fungsi ini bahkan telah mulai dikembangkan waktu ini melalui sistem antarmuka dengan kecerdasan protesis bagi ponsel pandai .

Setelah melakukan survei terhadap 100 ribu konsumer yang dari dari 40 negara dan 15 ‘kota akbar global, didapatkan data yg menyatakan 44 persen orang percaya bahwa kecerdasan buatan sanggup sebagai pengajar yg baik & sepertiganya menyatakan mereka ingin ditemani sebuah perangkat yg menggunakan kecerdasan buatan, misalnya Joaquin Phoenix pada film Her.

Sementara itu, 43 % membicarakan mereka ingin memakai kecerdasan protesis sebagai donasi medis dan 41 persen menginginkan kecerdasan teknologi buat informasi finansial.

Michaeil Bjorn, Kepala Riset Ericsson ConsumerLab menyatakan,”beberapa dari tren ini memang terdengar begitu futuristik. Namun, konsumen tertarik dalam kerangka berpikir hubungan yang baru misalnya kecerdasan protesis dan empiris virtual.”

“Hal ini berarti kita akan segera melihat kategori produk yang baru buat konsumen, di mana semua industri akan melakuakn transformasi buat mengakomodasi pengembangan teknologi ini,” dia menandaskan.

Hp Nokia Murah nan Yahud

Nokia 7.2

Pada medio tahun 2000an nama Nokia sangat terkenal menjadi produsen HP yg digemari banyak kalangan. Seiring dengan perkembangan teknologi, muncullah era ponsel pintar menggunakan Android sebagai OS utamanya.

Nokia pun berusaha hadir menggunakan membawa sistem operasi mereka sendiri yaitu Symbian & Windows Phone. Namun nampaknya sistem operasi yang diusung Nokia tadi kurang mendapatkan antusias konsumen pasar ponsel pintar sebagai akibatnya meredupkan nama besar Nokia.

ini Nokia berusaha bangkit lagi dengan mengusung sistem operasi kebanyakan ponsel pandai Android. Hp ini bisa bermain Agen Slot Online sambil bekerja dengan Multitasking. Bahkan kini Nokia sebagai vendor ponsel pandai yg paling cepat melakukan rilis update Androidnya. 96% ponsel pintar keluaran Nokia telah memakai sistem operasi Android 9.0 Pie. Hal ini pun mengungguli vendor ponsel pintar lainnya misalnya Samsung, Xiaomi & Huawei.

Nah berikut ini rekomendasi Hp Yahud nan murah ada Nokia 7.2 Harga berkisar 4,5 jutaan.

Spesifikasi :

  • Prosesor: Snapdragon 660
  • RAM: 4/6 GB
  • Layar: 6,3 inci
  • Resolusi: 2280 x 1080 pixel
  • Kamera Depan: 20MP f/2.0
  • Kamera Belakang: 48 MP f/1.8, 8MP f/2.2 dan 5 MP
  • Storage: 64/128 GB
  • Baterai: 3500 mAh
  • Versi Android: 9.0

Salah satu yang menjadi andalan dari NOKIA 7.Dua merupakan tiga kamera belakang yang memakai lensa Zeiss dengan resolusi 48 MP, 8 MP & 5 MP. Sedangkan pada bagian depannya tersemat kamera selfie 20 MP. Bagian layar Nokia 7.Dua tampil dengan desain layar kekinian menggunakan notch waterdrop dalam bagian atasnya.

Nokia 7.Dua ditenagai sang chipset Snapdragon 660 yang dipadukan dengan RAM 4/6 GB, penyimpanan internal 64/128 GB dan pengolah grafis Adreno 512. Dengan spesifikasi dapur pacu tersebut pengguna sudah dapat menjalankan beberapa pelaksanaan secara bersamaan dengan lancar. Ponsel ini pula dilengkapi dengan fitur unggulan lain misalnya NFC, fingerprint dan koneksi USB Type-C. Bagian layarnya yg berdimensi 6.Tiga inci pula telah dilengkapi dengan pelindung layar Gorilla Glass 3.

 

Deretan HP Oppo Murah Dengan Spesifikasi Tidak Murahan

Deretan HP Oppo Murah Dengan Spesifikasi Tidak Murahan

HP Oppo sangat murah masih banyak dicari sama para pengguna gadget sekarang ini. Bukan hal yang mustahil kalau produk HP Oppo yang murah ini tetap mampu menunjang selama aktivitas di kehidupan sehari-hari.

Hal ini disebabkan produk yang dihadirkan juga merupakan produk dengan kualitas yang tidak murahan. Teknologi yang disematkan juga bisa kasihkan kepuasan dan juga kenyamanan yang terbaik untuk penggunanya.

HP Oppo Paling Murah Tahun 2020

Jangan sepelekan HP murah. Walaupun harga yang ditawarkan murah, bukan berarti HP ini tidak didukung kemampuan yang dimiliki sama HP dengan harga di atasnya. Oppo hadir dengan inovasi produk terbaik di tahun ini dengan mengusung ponsel yang sangat murah.

Vendor HP asal China ini hadirkan fitur kamera terbaik yang menjadi unggulannya. Berikut ialah beberapa HP Oppo yang punyai harga yang murah, diantaranya:

Oppo A5s

Oppo hadirkan kualitas layar seluas 6,5 inchi di HP Oppo A5s ini. Layar itu miliki panel S-IPS yang jernih. Seri A5s ini juga dibekali dengan kamera belakang dua buah yang resolusinya masing-masing 2 MP dan 13 MP.

Sementara kamera depannya sebesar 8 MP yang hadirkan hasil gambar yang tajam. Untuk dapur pacu, HP Oppo ini gunakan prossecor Octa Core dengan kecepatan 2,3 GHz.

Sedangkan RAM 2 GB juga dilengkapi dengan ROM 32 GB. HP Oppo paling murah seri A5s ini dibandrol dengan harga Rp 1,5 juta rupiah.

Oppo A3s

HP yang satu ini juga merupakan HP Oppo murah yang bisa direkomendasikan. Walaupun murah, tapi HP ini sudah dibekali dengan tampilan layar seluas 6,2 inchi. Desainnya juga sudah dirancang dengan tampilan kekinian dengan poni yang ada pada bagian atas layarnya.

Oppo A3s ini juga hadir dengan fitur dual camera yang berada pada belakang bodi. Kamera itu berkonfigurasi dengan lensa 2 MP dan 13 MP. Untuk dapur pacunya diusung sama chipset Snapdragon 450 yang berfabrikasi 14 NM.

Hal ini bisa pengaruhi kinerjanya biar makin maksimal dalam performanya. A5s juga dibekali sama baterai berdaya besar yaitu 4.300 mAh.

Dengan ini, HP mampu bertahan hingga 18 jam dalam penggunaan normal. HP Oppo sangat murah ini bisa anda peroleh dengan harga kisaran Rp 900 ribu rupiah.

Baca juga : varian-rog-scar-laptop-gaming-yang-miliki-desain-face-off

Oppo A1K

Oppo seri A1K ini sudah dirilis tahun 2019 lalu. Desain yang dihadirkan juga merupakan desain yang kekinian dengan layar poni. Layar yang miliki rasio 19,5:9 ini sudah dilengkapi dengan pelindung Gorilla Glass.

HP ini begitu bagus dalam hal fotografi sebab kamera selfienya dilengkapi dengan fitur Al Beautification. Kamera ini beresolusi 5 MP. Sedangkan untuk kamera belakang 8 MP dan dilengkapi dengan flash LED.

Chipset yang mendukung kinerja HP Oppo ini ialah MediaTek Helio P22 dan didukung juga dengan RAM 2 GB dan ROM 32 MP. Untuk peroleh HP ini, anda cukup merogoh kocek sebesar Rp 1,4 juta saja.

Oppo A83

HP Oppo sangat murah berikutnya ialah seri A83. Mempunyai kamera belakang dengan resolusi 13 MP yang juga berfungsi sebagai kamera utama.

Buat kamera selfie mempunyai resolusi 8 MP yang dilengkapi dengan teknologi Al Recognition yang begitu membantu dalam pengambilan foto selfie anda.

Dengan pemakaian teknologi itu, HP Oppo mampu memindai 254 titik wajah yang berdasarkan warna dan jenis kulit.

Varian ROG Scar, Laptop gaming yang miliki desain Face Off

Varian ROG Scar, Laptop gaming yang miliki desain Face Off

Pada tahun 2019, ASUS Indonesia telah memperkenalkan varian ROG Scar, Hero, dan Strix G sebagai laptop gaming yang memiliki desain ROG Face Off, sebuah konsep laptop gaming yang diciptakan oleh kolaborasi antara tim ASUS ROG dan BMW Designworks Group. Keberhasilan desain juga membuat ASUS memperbarui spesifikasi dan pada akhirnya memiliki kinerja tertinggi hingga saat ini.

Hingga pada tahun 2020, ASUS Indonesia menghadirkan kembali ASUS ROG Strix G512L yang ditenagai oleh generasi terbaru Intel Core i7. Laptop gaming ini menjawab kebutuhan para gamer yang menginginkan spesifikasi tinggi dan laptop gaming terbaru tetapi juga terjangkau dibandingkan dengan ROG Strix Scar dan Hero.

Setelah dua tahun, varian Strix G menjadi laptop gaming ROG termurah yang pernah dirilis oleh ASUS. Belum lagi bahwa laptop gaming ROG biasanya cukup mahal. Sebagai hasilnya, ASUS juga menghadirkan laptop gaming di segmen mainstream yang ditempati oleh varian laptop gaming ASUS lainnya yaitu TUF Gaming.

Nah, varian Strix G ini ada di tengah, ini memberikan jawaban untuk kekhawatiran para gamer yang menginginkan laptop ROG tetapi harganya tidak lebih mahal daripada laptop TUF Gaming dengan spesifikasi lebih cepat dan lebih baru.

Untungnya, penulis mendapat kesempatan dari ASUS Indonesia untuk mencoba ASUS ROG Strix G512L dua minggu sebelum rilis. Lalu, apa yang membuat ROG Strix G512L ini benar-benar berharga? Mari kita periksa ulasannya di sini.

* Masih Menggunakan Desain Face Off ROG

ROG Strix G512L masih menggunakan desain ROG Face Off dari varian tahun lalu. Di mana laptop gaming ini berasal dari konsep kolaborasi antara tim ASUS ROG dan BMW Designworks Group. Desain ini tentu menghadirkan inovasi baru yang memberikan nilai estetika. Karena hampir mirip dengan Strix G sebelumnya, bahan yang digunakan terasa lebih premium karena telah menggunakan paduan aluminium khusus.

Untuk warna, ASUS sekarang menghadirkan tiga pilihan warna untuk ROG Strix G512L: Electro Punk, Glacier Blue, dan Original. Penulis menerima unit ulasan dalam Original Black, warna yang sama dengan generasi sebelumnya.

Penutup atas juga mengadopsi desain finishing yang menyerupai sapuan kuas, sedangkan desain cut-out asimetris di bagian belakang laptop memastikan aliran udara lebih lancar. Sedangkan pada keyboard dan touchpad, permukaan memiliki lapisan matte yang mencegah tergelincir. Alhasil, laptop gaming ini memberikan kenyamanan saat digunakan untuk bermain game atau bekerja.

Menariknya, semua port pada ROG Strix G512L juga ditempatkan di bagian belakang dan kiri, sehingga gerakan mouse tidak akan terganggu oleh kabel atau benda lain yang terhubung ke port. ROG Strix G512L memiliki 36cm (lebar) x 27,5 cm (kedalaman) x 2,5cm (tinggi). Sementara bobotnya cukup berat, yaitu sekitar 2.57kg.

Karena masih sama dengan generasi sebelumnya, LED RGB juga ditempatkan di tempat yang sama. Di mana RGB LED terletak di tepi depan ke samping, sehingga hampir mengelilingi seluruh tubuh laptop gaming ini.

* Layar 144Hz

ROG Strix G512L memiliki tampilan layar 15,6 inci yang membuatnya sangat kompak. Meski memiliki ukuran standar, namun layar laptop ini memiliki bezelless yang cukup tipis. Layar menggunakan panel IPS-level dengan resolusi 1920 x 1080.

Laptop ini juga memiliki kecepatan refresh 144 Hz dengan waktu respons hingga 3 ms. Alhasil, itu membuat mata Anda terasa nyaman saat memandang layar, karena setiap gerakan yang dihasilkan layar terasa cukup halus dan tidak pecah.

Kecerahan layar ROG Strix G512L hingga 310 Nits dengan 58% sRGB dan Adobe RGB 51%. Jadi memang tidak optimal untuk penggunaan desain tetapi sangat memadai untuk kebutuhan gaming saat ini.

* Sistem Pendinginan Baru

Berbeda dengan Strix G generasi sebelumnya, ROG Strix G512L memiliki sistem pendingin baru yang disebut Liquid Metal Boosts Cooling. Seperti namanya, pendingin pada laptop ini telah menggunakan logam cair berkualitas premium. Hasilnya, memberikan pendinginan yang lebih baik untuk prosesor dan GPU. Logam cair itu sendiri adalah konduktor yang sering digunakan oleh para overclocker atau profesional untuk mengurangi panas lebih baik daripada menggunakan Thermal Paste biasa.

Untuk menghembuskan udara panas lebih cepat, laptop gaming ini juga dilengkapi oleh kipas khusus dengan 83 bilah sehingga mengeluarkan panas yang dihasilkan.

Fitur ini juga memiliki kecerdasan yang memungkinkan untuk mengatur suhu komponen di laptop agar tetap stabil. Kecerdasan ini dapat diatur melalui fitur Crate Armory yang ditampilkan untuk ROG Strix G512L. Jadi, jika laptop digunakan untuk pekerjaan berat seperti rendering atau bermain game kelas AAA, kipas laptop akan berputar lebih cepat secara otomatis untuk tetap memberikan kinerja maksimum dengan menghilangkan semua panas.

* Fitur Permainan Bergaya ROG

ROG Strix G512L memiliki fitur teknologi tinggi yang disebut Aura Sync. Tidak hanya memberikan ledakan cahaya RGB, fitur ini juga dapat menyinkronkan laptop gaming dengan beberapa aksesori lain yang kompatibel dengan Aura Sync; sehingga cahaya yang dihasilkan akan mengikuti gameplay atau lagu yang sedang Anda putar.

Selain Aura Sync, beberapa fitur ROG luar biasa yang hadir dalam laptop gaming ini termasuk Armory Crate; sebuah fitur yang dapat dengan mudah menentukan informasi dan mengubah sistem, CPU dan GPU kecepatan dan suhu jam, serta memori.

Baca juga : spesifikasi-kekurangan-dan-kelebihan-google-pixel-4-dan-pixel-4-xl

Aplikasi tambahan juga ditambahkan ke laptop seperti ROG GameFist VI, Sonic Audio III, GameVisual, dan Sonic Radar III yang tentunya memberikan pengalaman bermain game yang lebih mengasyikkan. Selain itu, ada juga XSplit Gamecaster gratis yang berguna bagi Anda yang ingin menjadi YouTuber Gaming.

Nah, pada laptop ROG terbaru ini, ASUS juga telah berkolaborasi dengan Microsoft untuk menghadirkan layanan Xbox Game Pass. Di mana fitur ini memberi Anda akses ke lebih dari 100 game PC di sistem operasi Windows 10 dengan berlangganan.

Hal yang menarik tentang laptop ROG adalah Anda tidak akan melihat lokasi engsel saat ditutup. Karena menggunakan engsel Pintu Gunting, maka ketika laptop terbuka, bagian atas akan sedikit terangkat dan memberikan ventilasi yang baik untuk sistem pendingin.

* Konektivitas Penuh

Untuk kebutuhan konektivitas, ROG Strix G512L memiliki penempatan yang sangat nyaman. Di mana di sisi kanan tidak ada port selain lubang ventilasi untuk pembuangan panas. Sementara di sisi kiri, ada tiga port USB 3.2 dan port jack combo audio 3,5 milimeter untuk mikrofon masuk dan output speaker.

Di sisi belakang, ada port LAN, satu port HDMI. Penempatan port LAN di bagian belakang tentu akan membuat pengguna lebih nyaman karena semua kabel ditempatkan di belakang laptop serta port daya. Pembuangan panas juga telah mengadopsi metode dari seri ROG yang lebih premium.

* Speaker Stereo

Lalu bagaimana dengan kebutuhan audio? Nah, laptop ROG Strix G512L memiliki dua speaker stereo yang terletak di bagian depan tepatnya di bagian bawah layar di sisi kiri dan kanan. Dua speaker minimalis dengan output 3,5W dapat menghasilkan suara yang cukup keras dan jernih.

* Spesifikasi

Setelah melihat seperti apa desain, kualitas tampilan, dan fitur-fiturnya, pasti Anda penasaran dengan spesifikasi ROG Strix G512L. Nah, varian yang penulis miliki adalah menggunakan Intel Core i7-10750H. Prosesor ini dibangun dengan fabrikasi litografi 14nm, dengan clock dasar 2,6 GHz dan clock Max 5 GHz.

Prosesor ini juga memiliki konfigurasi 6 Core 12 Thread, prosesor ini berjalan dengan TDP 45W. Intel Core i7 Gen 10 juga memiliki GPU yang terintegrasi dengan Intel UHD Graphics dengan basis frekuensi 350MHz.

Untuk GPU, ROG Strix G512L menggunakan Nvidia GeForce RTX 2060 GDDR6 6GB. Di mana kartu grafis ini memiliki jam dasar 960MHz dan jam maksimum 1200MHz. Sayangnya, laptop gaming hanya dilengkapi dengan satu RAM 16GB Samsung DDR4 3200 MHz SO-DIMM. Meskipun sebenarnya ada dua slot RAM yang dapat ditingkatkan nanti hingga 32GB.

Media penyimpanan untuk laptop ini menggunakan NVme SSD 512GB SSD melalui port PCIe Gen3. Cukup kecil memang, tetapi ASUS juga telah menyediakan slot tambahan untuk meningkatkan kapasitas penyimpanan.

Bagaimana dengan mobilitas? Apakah laptop ini cukup kuat untuk menjauh dari adaptor? Menariknya, ROG Strix G512L memiliki kapasitas baterai yang cukup besar yaitu 66Whrs. Dengan baterai yang begitu besar, kami telah mencobanya untuk mengetik dan terhubung ke internet, laptop gaming ini dapat bertahan sampai 4 hingga 5 jam. Sementara itu, untuk mengisi daya, Anda harus selalu membawa adaptor dengan output 19V / 11A atau sekitar 200W yang cukup besar.

Sebagai laptop gaming, Anda tentu tidak ingin mencolokkan kabel LAN untuk akses internet. Oleh karena itu, ASUS dilengkapi dengan Wi-Fi 802.11AX (2 × 2) dan konektivitas BT 5.0, mendukung RangeBoost. Dengan Ultrafast Intel Wi-Fi 6 (Gig +) modem memiliki kecepatan maksimum hingga 2.4Gbps, dan Anda dapat memainkan game online tanpa kabel LAN dengan latensi yang sangat rendah.

Jangan khawatir jika modem yang Anda gunakan di rumah masih menggunakan modem standar, karena ROG Strix G512L memiliki teknologi ROG RangeBoost. Teknologi ini dapat mengevaluasi kekuatan sinyal yang di dapat dari empat antena internal dan memilih sinyal terbaik untuk digunakan di lokasi pengguna, meminimalkan titik-titik mati dan meningkatkan jangkauan hingga 30%.

* Performa Luar Biasa

Karena ROG Strix G512L, yang diulas oleh penulis menggunakan Intel Core Core i7-10750H 2.6GHz, tidak mengherankan bahwa ketika mengujinya dengan Cinebench R15 prosesor multicore mendapatkan skor 1320 cb. Di bagian single-core hasil tes juga cukup bagus dengan mendapatkan 190 cb dengan rasio MP 6,96%, sehingga penggunaan fokus single-core seperti bermain video game tidak masalah.

Prosesor generasi kesembilan Intel juga dikombinasikan dengan NVIDIA GeForce RTX 2060 6GB GDDR6. Alhasil, ketika diuji dalam beberapa hasil pengujian benchmark grafis, ROG Strix G512L memiliki hasil yang cukup mengagumkan.

* Putusan

Dengan menggunakan Intel Ice Lake, ROG Strix G512L memberikan komputasi yang luar biasa, permainan, serta kinerja tugas. Performa dan fitur yang dihadirkan lebih baik dibandingkan pendahulunya. Setelah memperkenalkannya pada awal 2020, ASUS akhirnya mencoba memperkenalkan inovasi ke tingkat terbaru untuk pengalaman komputasi mobile terbaik.

Kami telah menggunakannya selama hampir dua minggu, ROG Strix G512L sangat dapat diandalkan pada semua tugas. Mulai dari menjalankan game kelas AAA, hingga menjadi teman setia untuk keperluan pengetikan dan rendering video. Semua kinerja itu dapat diperoleh saat menggunakan laptop gaming ini sehingga penulis tidak terpaku pada PC desktop.

Untuk kinerja maksimum, ROG Strix G512L telah menggunakan logam cair premium yang terbukti mampu menstabilkan suhu lebih baik, sehingga sangat jarang bagi saya untuk menemukan suhu hingga 90 derajat celsius dalam penggunaan tugas berat, seperti bermain game dan rendering.

Kekuatan baterai G512L juga cukup andal. Untuk mengetik atau hanya browsing, baterai laptop gaming ini dapat bertahan hingga 4-5 jam. Namun, itu tergantung pada pengaturan profil atau kinerja yang digunakan.

Dengan memiliki desain yang sama dengan generasi sebelumnya dan menggunakan prosesor Intel generasi terbaru, ROG Strix G512L bisa menjadi pilihan yang tepat untuk gamer yang tidak dapat memutuskan mana yang akan dibeli antara ROG atau TUF Gaming. Meski bernama ROG, sebenarnya ada beberapa fitur yang dihapus dibandingkan dengan Scar dan Hero pada generasi sebelumnya. Tetapi spesifikasi dan harga yang ditawarkan hampir mirip dengan versi tertinggi dari varian TUF Gaming.

Kerugian lain mungkin dalam hal multitasking, karena RAM hanya dengan satu saluran dengan kapasitas 16GB. Untuk kinerja yang lebih maksimal, Anda dapat meningkatkan RAM hingga 32GB di masa mendatang. Jika Anda ingin menambahkan RAM, pastikan Anda pergi ke Pusat Layanan ASUS terdekat sehingga garansi tidak kedaluwarsa.

Selain itu, laptop gaming ini tidak memiliki webcam. Ini juga merupakan kerugian, terutama selama pandemi COVID-19. Selain itu, penggunaan aplikasi Zoom atau sejenisnya diperlukan untuk keperluan rapat atau konferensi online. Jadi Anda akan memerlukan webcam tambahan saat menggunakan laptop gaming ini.

Sedangkan untuk harganya, ROG Strix G512L yang menggunakan Intel Core i7-10750H 2.6 GHz dan 6GB NVIDIA GeForce RTX 2060 dibanderol dengan harga sekitar 20 juta rupiah. Di mana dalam paket pembelian Anda juga akan mendapatkan tas game ROG eksklusif.

 

Spesifikasi, Kekurangan, dan Kelebihan Google Pixel 4 dan Pixel 4 XL

Spesifikasi, Kekurangan, dan Kelebihan Google Pixel 4 dan Pixel 4 XL

Pada tanggal 15 Oktober lalu, Google resmi meluncurkan ponsel terbarunya yaitu Pixel 4 dan Pixel 4 XL di New York, Amerika Serikat. Kedua ponsel ini masih memiliki banyak kesamaan, perbedaannya hanya terletak pada ukuran layar dan kapasitas baterai.

Pixel 4 memiliki ukuran layar lebih kecil yaitu 5,7 inci daripada Pixel 4 XL yang memiliki layar sebesar 6,3 inci dimana keduanya sudah berkualitas HD+.

Sementara dari segi baterai, Pixel 4 menawarkan kapasitas 2800 mAh dan Pixel 4 XL 3700 mAh. Dibandingkan dengan seri Pixel sebelumnya yaitu Pixel 3 dan Pixel 3 XL, keluaran terbaru ini lebih unggul dari segi kamera, yaitu berbekal kamera ganda.

Kedua ponsel ini memiliki kamera utama 12 MP, dual pixel bersanding dengan kamera telefoto 16 MP dengan 2x zoom hybrid dan menggabungkan fokus optis serta digital. Sementara untuk kamera depan atau kamera selfie sama-sama 8MP. Namun, nggak ada lensa ultra-wide di kedua ponsel ini.

Sehingga dapat mengambil gambar objek langit pada malam hari dan memiliki kemampuan potret bokeh dengan lebih baik. Pada bagian bezel atas layar, ada dua sensor fitur terbaru, yaitu face unlock dan fitur Motion Sense yang memungkinkan pengguna mengontrol ponsel tanpa harus menyentuh smatrphone tersebut, tetapi menggunakan gestur tangan.

Kedua smartphone ini juga dibekali OS Android 10 dengan Chipset Qualcomm SD855 dan 6GB RAM. Keduanya pun menyediakan pilihan memori 128GB dan 64 GB.

Nggak hanya itu saja. Kedua ponsel keluaran Google ini tentu memiliki banyak fitur bagus dan memiliki kelemahan yang kurang mampu bersaing dengan produk smartphone flagship lain yang juga terbaru. Untuk mengetahui spesifikasi kedua ponsel ini secara lebih lengkap, simak ulasan berikut.

Spesifikasi Pixel 4

– Dimensi : 147,1 x 68,8 x 8,2 mm
– Berat : 162 g
– Layar : P-OLED capacitive touchscreen, 16 M colors berukuran 5,7 inci, resolusi 1080 x 2280 piksel, 80,7 cm2 (79,8% screen to body ratio) , dengan ratio aspek 19:9 dan dilindungi oleh fromt/black glass (Gorilla Glass 5) alumunium frame
– SIM : Nano-SIM card & eSIM
– OS : Android 10
– Chipset : Snapdragon 855 (7 nm)
– CPU : Octa-core
– GPU : Adreno 640
– RAM : 6 GB
– Memori internal : 64 GB dan 128 GB tanpa ada memory card slot
– Kamera utama : 12,2 MP; f/1,7; 28mm (wide); 1/2,55?; 1,4µm; dual pixel PDAF, OIS 16 MP; f/2,4; 45mm (telephoto); 1,0µm; PDAF; OIS; 2x optical zoom; dilengkapi Dual-LED flash, Auto-HDR, panorama; dan menawarkan fitur 2160p@30fps, 1080p@30/60/120fps, 1080p@30fps (gyro-EIS) untuk video
– Kamera depan : 8 MP; f/2,0; 22mm (wide); 1,22µm; no AF dengan TOF 3D camera; dilengkapi fitur auto-HDR dan 1080p@30fps untuk video
– Sound : stereo speakers tanpa 3,5 mm jack audio
– Baterai : non-removable Li-Po berkapasitas 2800 mAh dengan fast battery charging 18 W; dilengkapi USB Power Delivery 2.0 dan QI wireless charging
– Konektivitas : 4G LTE, Wi-Fi 802.11 a/b/g/n/ac, dual band, WI-Fi Direct, DLNA, hotspot, Bluetooth 5.0 A2DP, LE, aptX HD, USB 3.1 type C 1.0 reversible connector
– Sensor : face ID, accelerometer, gyro, proximity, compass, baromete

Baca juga : melihat-peningkatan-vivo-y50-yang-kini-turun-harga

Spesifikasi Google Pixel 4 XL

– Dimensi : 160,4 x 75,1 x 8,2 mm
– Berat : 193 g
– SIM : Nano-SIM card & eSIM
– Layar : P-OLED capacitive touchscreen, 16 M colors berukuran 6,3 inci, resolusi 1440 x 3040 piksel, 98,0 cm2 (81,3% screen to body ratio) , dengan ratio aspek 19:9 dan dilindungi oleh Corning Gorilla Glass 5
– OS : Android 10
– Chipset : Snapdragon 855 (7 nm)
– CPU : Octa-core
– GPU : Adreno 640
– RAM : 6 GB
– Memori internal : 64 GB dan 128 GB tanpa ada memory card slot
– Kamera utama : 12,2 MP; f/1,7; 28mm (wide); 1/2,55?; 1,4µm; dual pixel PDAF, OIS 16 MP; f/2,4; 45mm (telephoto); 1,0µm; PDAF; OIS; 2x optical zoom; dilengkapi Dual-LED flash, Auto-HDR, panorama; dan menawarkan fitur 2160p@30fps, 1080p@30/60/120fps, 1080p@30fps (gyro-EIS) untuk video
– Kamera depan : 8 MP; f/2,0; 22mm (wide); 1,22µm; no AF dengan TOF 3D camera; dilengkapi fitur auto-HDR dan 1080p@30fps untuk video
– Sound : stereo speakers tanpa 3,5 mm jack audio
– Baterai : non-removable Li-Po berkapasitas 3700 mAh dengan fast battery charging 18 W; dilengkapi USB Power Delivery 2.0 dan QI wireless charging
– Konektivitas : 4G LTE, Wi-Fi 802.11 a/b/g/n/ac, dual band, WI-Fi Direct, DLNA, hotspot, Bluetooth 5.0 A2DP, LE, aptX HD, USB 3.1 type C 1.0 reversible connector
– Sensor : face ID, accelerometer, gyro, proximity, compass, baromete

Itulah spesifikasi Pixel 4 dan Pixel 4 XL yang secara umum hampir sama dan bisa untuk kamu pertimbangkan sebelum memutuskan untuk membeli kedua seri ponsel dari Google tersebut. Selain spesifikasi, jangan lupa juga untuk mempertimbangkan keunggulan dan kelemahan smartphone keluaran baru ini supaya lebih mantap dalam membelinya.

Kelebihan Pixel 4 dan Pixel 4 XL

1. Sangat mendukung untuk memotret objek langit di malam hari

Kelebihan Google Pixel 4 dan Pixel 4 XL ini salah satunya adalah fitur Night Sight yang memungkinkan penggunanya untuk memotret objek langit di malam hari dengan bagus. Pas banget jika kamu menggunakannya untuk kepentingan fotografi, terutama fotografi benda langit.

2. Mampu merekam gambar dengan kualitas bagus

Kelebihan kedua ponsel ini yang lain adalah dari segi kamera yang memang terbaik dalam hal image processing. Kemampuan Google Pixel 4 dan Pixel 4XL ini bahkan mampu bersaing dengan smartphone flagship lain kalau soal pengambilan gambar.

3. Tampilan layar yang jernih, tajam, dan disertai pelindung

Kelebihan Google Pixel 4 dan Pixel 4 XL ini juga terletak pada layarnya dengan P-OLED capacitive touchscreen, aspek rasio 19:9 dan dilengkapi HD+ memberikan tampilan jernih dan tajam. Selain itu, layar kedua ponsel ini dilengkapi pelindung berupa Gorilla Glass 5.

4. Performa lebih oke

Dibekali OS Android terbaru, yaitu Android 10 dan menggunakan processor Qualcomm SDM855 Snapdragon 855, tentunya performa Google Pixel ini sangat oke serta mampu bersaing dengan berbagai merek smartphone flagship terbaru.

5. Adanya Wireless Charging untuk pengisian daya tanpa kabel

Meski kapasitas baterai kurang memadai, kedua ponsel dari Google ini tetap memiliki fitur fast battery charging 18 W yang akan membuat pengisian daya lebih cepat dan fitur wireless charging yang sangat memudahkan karena pengisian daya dilakukan tanpa kabel.

Kekurangan Google Pixel 4 dan Pixel 4 XL

1. Harga mahal

Google Pixel 4 dan Pixel 4 XL ini memiliki harga yang kurang bersahabat, terutama bagi kalangan menengah ke bawah. Google Pixel 4 dibanderol dengan harga mulai USD 799 (Rp 11 juta-an), sementara Pixel 4 XL dibanderol mulai USD 899 (Rp 12 juta-an).

2. Nggak ada fitur ultra wide pada kamera

Di saat smartphone flagship dari harga murah sampai mahal menawarkan fitur ultra wide pada kamernya, Pixel 4 dan Pixel 4 XL ini justru malah menawarkan telefoto 2x zoom.

3. Kapasitas baterai kurang besar

Google Pixel 4 dan Pixel 4 XL hadir dengan baterai yang hanya berkapasitas 2800 dan 3700 mAh, sehingga kurang memadai untuk melengkapi segala kecanggihannya.

4. Kapasitas penyimpanan terbatas dan nggak bisa ditambah microSD

Kekurangan kedua ponsel ini dibanding flagship keluaran terbaru, kurang mendukung kalau kamu membutuhkan kapasitas penyimpanan data yang besar. Google Pixel 4 dan Pixel 4 XL hanya dilengkapi RAM 6 GB. Memori internalnya yaitu 64 GB dan 128 GB, bahkan nggak bisa diekspansi dengan tambahan microSD. Soal kapasitas penyimpanan sepertinya belum bisa disejajarkan dengan berbagai smartphone flagship terbaru.

Melihat Peningkatan Vivo Y50 yang Kini Turun Harga

Vivo terus menghadirkan peningkatan spesifikasi pada smartphone seri Y mereka. Hal ini bertujuan untuk menunjang kebutuhan konsumen di seri tersebut.

Jika menengok ke belakang, peningkatan di ponsel seri Y sudah dilakukan Vivo sejak seri Y71 meluncur pada April 2018. Ponsel ini menjadi seri Y pertama dengan Face Access, RAM 3 GB, penyimpanan 32 GB, dan baterai 3.360 mAh.

Kemudian, seri Y83 menjadi ponsel seri Y pertama Vivo dengan fitur All-New FullView Display, Fingerprint, dan Live Photo. Adapun seri Y91 menjadi ponsel All Screen dan AI Dual Camera pertama Vivo.

Pada seri Y17, Vivo menghadirkan tiga kamera belakang dengan AI, baterai 5.000 mAh, Fast Charging 18 W, serta penyimpanan internal 128 GB. Fitur Reverse Charging dan AI Multi-Mode Camera belakangan hadir di seri Vivo Y19, dengan RAM 6 GB.

Kini melalui seri Y terbaru, yakni Vivo Y50, seabrek peningkatan pun diberikan Vivo. Bisa dibilang, Vivo Y50 merupakan ponsel seri Y paling mumpuni dibanding seri-seri Y sebelumnya.

Hal ini, menurut Vivo, dilakukan demi memberikan price to performance yang terbaik di kelasnya. Bahkan, harga Vivo Y50 pada awal Juni lalu juga turut dipangkas oleh Vivo, dari semula Rp 3,7 juta menjadi Rp 3,5 juta di Indonesia.

“Ragam kebutuhan konsumen yang semakin beragam menjadi semangat kami untuk
menghadirkan peningkatan di Vivo Y50,” ujar Senior Brand Director Vivo Indonesia Edy Kusuma  Senin (22/6/2020).

Dari sisi tampilan, misalnya, Vivo Y50 mengusung layar berukuran 6,53 inci dengan desain Ultra O Screen, memungkinkan kamera selfie beresolusi 16 MP (f/2.0) dimuat dalam sebuah lubang punch hole di bagian kiri atas layar.

Sebelumnya, aneka ponsel Y-series dari Vivo (kecuali Y30) biasanya mengusung kamera selfie yang ditampung di dalam poni (notch) bergaya ala tetesan air (waterdrop).

Beralih ke bagian belakang, punggung Vivo Y50 kini memiliki empat kamera belakang (AI Quad Camera) yang disusun dalam sebuah modul persegi bak ponsel premium.

Keempat kamera tersebut masing-masing memiliki resolusi 13 MP (f/2.2, wide), 8 MP (f/2.2, Super Wide-Angle), 2 MP (f/2.4, Super Macro), dan 2 MP (f/2.4, Super Bokeh).

Ada pula software penunjang kamera Super Night Camera yang berfungsi untuk menghasilkan foto malam hari yang ciamik, serta Ultra Stable Video guna meredam guncangan ketika ponsel dipakai untuk merekam video.

Tak hanya desain dan kamera, Vivo Y50 juga dipersenjatai dengan spesifikasi hardware yang juga lebih canggih dibanding para pendahulunya di keluarga Y-series.

Beberapa di antaranya adalah chipset Snapdragon 665 yang menjadi “otak” ponsel tersebut, didukung pula dengan RAM berkapasitas jumbo dan terbesar di seri Y, yakni 8 GB.

Selain itu, Vivo Y50 sudah dibekali media penyimpanan sebesar 128 GB, cukup lega untuk menyimpan file foto, video, dan dokumen kerja.

Smartphone dengan memori RAM dan ROM terbesar di kelasnya ini kami persembahkan untuk konsumen dengan aktivitas yang multitasking,” tutur Edy.

Di samping RAM, angka jumbo juga bisa dilihat dari spesifikasi baterai Vivo Y50 dengan kapasitas 5.000 mAh, turut didukung dengan pengisian cepat 15W (via USB tipe-C) dan fitur reverse charging guna menyulap ponsel menjadi power bank.

Dengan spesifikasi seperti demikian, Vivo Y50 menjadi ponsel yang diklaim Vivo menunjang beragam aktivitas multitasking.

Vivo Y50 turun harga

Vivo juga diketahui telah memangkas harga penjualan ponsel seri Y50 di Indonesia hingga sekitar Rp 200.000.

Semula, harga Vivo Y50 saat meluncur di Indonesia pada April 2020 adalah Rp 3,7 juta. Mulai 4 Juni, harga Vivo Y50 dipangkas sehingga menjadi Rp 3,5 juta, termasuk bundling paket data 36 GB dan streaming YouTube dari Indosat.

Terdapat dua pilihan warna Vivo Y50 yang bisa dipilih pengguna di Indonesia, yakni Irish Blue dan Starry Black.

Konsumen yang ingin membeli ponsel teranyar ini bisa memanfaatkan “Layanan Antar ke Rumah” dari Vivo yang bisa diselisik lebih lanjut di tautan berikut, atau melalui WhatsApp ke nomor 0811-9760-1111.

Melihat Foto Hasil Jepretan Kamera Redmi Note 9 dan Note 9 Pro

Xiaomi merilis dua smartphone jagoannya di segmen menengah, yakni Redmi Note 9 dan Redmi Note 9 Pro di pasar Indonesia. Harga Redmi Note 9 paling murah adalah Rp 2,5 juta, sementara versi Pro paling murah dijual dengan harga Rp 3,5 juta.

Salah satu sektor yang diunggulkan Redmi Note 9 series adalah kamera. Lantas, dengan harga tersebut, bagaimana hasil jepretan kamera Redmi Note 9 dan Redmi Note 9 Pro?

Sebelum menjawabnya, tidak ada salahnya untuk mengingat lagi bagaimana spesifikasi kamera keduanya. Bisa dikatakan, secara spesifikasi, Redmi Note 9 series sedikit naik kelas dibanding pendahulunya.

Mulai dari Redmi Note 9, kamera belakang terdiri dari kamera wide yang merangkap menjadi kamera utama dengan resolusi 48 MP (f/1.79) dengan dukungan phase detection autofocus (PDAF).

Kemudian, terdapat kamera ultrawide 8 MP (f/2.2), kamera makro 2 MP (f/2.4), dan depth sensor 2 MP (f/2.4). Di sisi depan, terdapat kamera tunggal beresolusi 13 MP.

Sementara untuk versi “Pro”, spesifikasinya agak sedikit tinggi. Kamera utamanya beresolusi 64 megapiksel (f/1.89).

Ditemani kamera ultrawide 8 MP (f/2.2), kamera makro 5 MP (f/2.4), dan kamera depth sensor 2 MP (f/2.4). Untuk slefie, tersemat kamera tunggal 16 MP (f/2.5) di bagian depan.

Secara umum, bisa dibilang kualitas gambar yang dihasilkan kamera Redmi Note 9 dan Redmi Note 9 Pro cukup baik untuk smartphone kelas menengah. Warna yang ditangkap lebih vibrant atau cerah dan mendekati aslinya.

Meskipun dibantu dengan teknologi AI, namun teknologi ini tidak mengubah warna asli dari obyek. Sehingga, hasil gambar tidak terkesan berlebihan.

Misalnya saja pada saat mengambil foto bunga bougenville ungu berikut. Memang, saat menggunakan mode normal di Redmi Note 9, warnanya agak sedikit pucat.

Perbandingan foto Redmi Note 9 menggunakan mode 48 MP (kanan) dan mode normal dengan zoom 1x (kiri).

Berbeda dengan saat mengaktifkan mode 48 MP, warna ungu dan hijau daun terlihat lebih cerah.

Begitu pula saat mengaktifkan mode 64 MP di Redmi Note 9 Pro, warna yang dihasilkan tetap cerah namun tidak berlebihan.

Perbandingan foto menggunakan mode normal (kiri) dan mode 64 MP di Redmi Note 9 Pro pada siang hari.

Perlu diperhatikan, saat mengaktifkan mode 48 MP atau 64 MP, fitur lain seperti HDR atau AI tidak bisa diaktifkan secara bersamaan. Salah satu yang cukup menarik saat menjajal dua samrtphone ini adalah kecepatan autofokus dan minimnya shutter lag.

Sejauh yang KompasTekno coba, Redmi Note 9 series ini lebih cepat dalam menemukan titik fokus dibanding ketika mencoba Redmi Note 7.

Shutter lag, atau jeda saat menekan tombol shutter ke penangkapan gambar pun tidak lagi ditemui, baik saat siang hari dalam keadaan cukup banyak cahaya atau malam hari atau saat minim cahaya.

Kecuali saat mengaktifkan mode malam, tentu shutter lag tidak bisa dihindarkan. Ketika mengaktifkan mode malam di kedua ponsel, ada jeda beberapa detik untuk pengambilan gambar. Tapi hasilnya tidak begitu mengecewakan.

Perbandingan foto pada malam hari, masih menggunakan Redmi Note 9 Pro. Foto kanan meggunaan mode malam di mana warna lebih terlihat terang, sementara foto kiri menggunakan mode normal.

Hasil terbaik mode malam bisa dilihat saat benar-benar menangkap obyek yang sangat minim cahaya. Untuk mode malam, versi “Pro” lebih unggul dibanding versi reguler.

Detail dan warna obyek lebih jelas di Redmi Note 9 Pro. Sementara di Redmi Note 9, hasil mode malam terlihat sedikit buram.

Fungsional Apple Watch Mendatang Tidak Akan Terlalu Bergantung Pada iPhone Lagi

Apple Watch merupakan smartwatch di mana ia memerlukan iPhone yang dihubungkan untuk dapat bekerja. Misalnya, sampai versi seluler Apple Watch diluncurkan, pengguna perlu memastikan smartwatch mereka dipasangkan dengan iPhone mereka untuk menerima panggilan telepon dan untuk mengakses internet. Sementara itu telah berubah, Apple Watch masih cukup tergantung pada iPhone.

Contoh lain adalah aplikasi, di mana jika Anda ingin mengunduh aplikasi Apple Watch, Anda harus mengunduh aplikasi melalui iPhone Anda. Namun, itu bisa segera berubah karena menurut laporan dari Bloomberg, telah terungkap bahwa dalam pembaruan besar berikutnya untuk watchOS, Apple dapat memberikan Apple Watch kemandirian yang lebih besar, sehingga tidak bergantung lagi pada iPhone.

Ini akan dilakukan dengan memberikan Apple Watch layanan App Store sendiri yang dapat diakses melalui jam tangan itu sendiri. Dengan begitu, jika pengguna ingin mengunduh aplikasi WatchOS, mereka dapat melakukannya meski jauh dari perangkat iPhone. Namun, bagi mereka yang tidak memiliki versi seluler dari Apple Watch, Anda masih harus menjaga smartwatch dan iPhone berdekatan satu sama lain untuk menerima pemberitahuan, jadi tetap ada hal yang perlu dipertimbangkan.

Namun, jika Anda memiliki versi seluler dari Apple Watch, maka pembaruan watchOS yang akan datang mungkin perlu diperhatikan. Apple diharapkan mengumumkan pembaruan besar untuk Apple Watch berikutnya di WWDC bulan depan. Kita nantikan saja kabar selanjutnya.

Seperti Inilah Interior Mobil Tanpa Awak MIlik Tesla yang Tidak Memiliki Setir

Saat ini, Tesla adalah satu-satunya produsen mobil yang memiliki unit mobil yang dapat Anda beli di mana mobil tersebut ada yang memiliki kemampuan mengemudi sendiri, berkat fitur Autopilot yang terdapat di mobil tersebut. Tampaknya Tesla benar-benar mendorong teknologi karena baru-baru ini, CEO perusahaan Elon Musk telah mengungkapkan rencana mereka untuk meluncurkan mobil tanpa setir atau kemudi dalam 2 tahun ke depan.

Perusahaan juga memamerkan konsep yang merupakan mobil yang tidak memiliki setir. Lalu bagaimana dengan desain interiornya? Anda hanya akan melihat kursi dan layar besar yang dapat digunakan pengguna untuk mengakses fitur-fitur tertentu dari mobil. Menurut Musk, “Saya pikir akan ada periode transisi di mana orang dapat mengambil alih dari robotaxi tetapi begitu regulator merasa nyaman dengan kami yang tidak memiliki setir, kami hanya akan menghapusnya.”

Seperti yang ditunjukkan oleh Electrek, tampaknya beberapa orang percaya bahwa Model 3 sebenarnya dirancang untuk menjadi semacam kendaraan transisi, di mana desain interiornya dibangun di sekitar kemungkinan bahwa suatu hari nanti dapat diluncurkan tanpa setir kemudi. Ini adalah desain yang menggelegar karena setir telah ada selama beberapa dekade, tetapi menurut Musk, “Peluang kemudi diambil alih oleh mesin otomatis adalah 100%. Konsumen akan meminta itu. ”

Tesla benar-benar mendorong agenda self-driving-nya seperti sebelumnya, Musk telah menyatakan bahwa mereka membayangkan masa depan di mana akan ada robotaxis Tesla di jalan. Bagaimana menurut Anda, apakah mobil tanpa setir ini akan dapat berjalan dengan lancar?

Inilah Robot Humanoid Wanita Pertama Yang Diberi Kewarganegaraan Oleh Pemerintah Arab Saudi

Mungkin tidak hanya terjadi di Skynet saja (meskipun hanya sebatas cerita film), dalam dunia nyata, Arab Saudi sebagaimana misalnya, baru-baru ini nyatanya telah membuat pengumuman kontroversial mengenai salah satu warga negaranya yang baru. Berbicara dalam konteks bukan manusia pada umumnya, negara kaya minyak tersebut kabarnya telah memberikan kewarganegaraan kepada robot humanoid bernama Sophia. Pengumuman tersebut disampaikan melalui Future Investment Initiative di Riyadh, dan Sophia sendiri dikembangkan oleh Hanson Robotics.

Sophia berada di atas panggung selama konferensi saat dia diberitakan oleh CNBC Andrew Ross Sorkin kalau dia sekarang adalah warga negara Arab Saudi. Dalam sambutannya yang mendapat tepuk tangan meriah dari para audien yang hadir, Sophia menuturkan kebanggaannya setelah diterima menjadi salah satu warga negara kerajaan Arab Saudi. Dan ini tentunya akan menjadi sejarah robot pertama di dunia yang mendapatkan kewarganegaraan.

Agak ironis memang kalau robot diberi kewarganegaraan oleh Arab Saudi, di mana selama ini wanita kabarnya sering mendapatkan perlakukan yang berbeda dengan kaum pria di negara tersebut. Misalnya saja, baru saja diumumkan bulan lalu kalau kaum wanita di Arab Saudi akan diberi hak untuk berkendara. Namun, kebijakan tersebut tidak akan berlaku sampai Juni 2018. Arab Saudi baru saja membuat perubahan pada sistem perwaliannya, yang mengharuskan wanita pertama-tama menerima izin dari ayah, suami atau saudara laki-laki untuk studi akademis, bepergian, dan untuk perawatan kesehatan tertentu.

Jadi, pemikiran tentang robot wanita yang mendapatkan kewarganegaraan dengan mudah tidak diragukan lagi sangat mengejutkan banyak pihak. Dan bahkan salah seorang wartawan, The Intercept’s Murtaza Hussain, menngkritisi kalau robot Sophia telah mendapatkan kewarganegaraan Saudi sebelum pekerja kafala yang telah tinggal di negara ini seumur hidupnya. Sedangkan lain lagi dengan apa yang diungkapkan oleh wartawan Lebanon-Inggris Kareem Chahayeb, dia menyinggung robot humanoid bernama Sophia mendapat kewarganegaraan Saudi Abrabia sementara jutaan orang tanpa kewarganegaraan sehingga buat apa untuk hidup.

Bagaimanapun juga, ini semua bukanlah pertama kalinya robot humanoid Sophia membuat penampilan dan menimbulkan keterkejutan banyak orang. Sebelumnya Dia pernah juga tampil sebagai bintang tamu di acara The Tonight Show yang dibintangi Jimmy Fallon pada bulan April 2017 yang lalu, di mana dia bermain tebak-tebakan batu-gunting-kertas. Sementara berbeda halnya dengan apa yang terjadi pada ajang SXSW pada tahun 2016 silam, pendiri Hanson Robotics David Hanson dengan sedikit bercanda bertanya pada Sophia saat demonstrasi “Apakah Anda ingin menghancurkan manusia? Tolong katakan ‘Tidak’”. Anehnya, Sophia malah menanggapi dengan “Oke, saya akan menghancurkan manusia”. Hal itu tentunya jauh berbeda dengan misi sejati Sophia yang bekerja di bidang layanan pelanggan dan kesehatan, bukan?

Robot Hanson lebih jauh menjelaskan, Sophia, diklaimnya sebagai mesin jenius yang sedang berkembang. Kemiripan, ekspresivitas, dan cerita luar biasa manusia sebagai robot yang terbangun seiring waktu, kecerdasan dan kisahnya yang meningkat akan memikat dunia dan terhubung dengan orang-orang tanpa mempedulikannya. usia, jenis kelamin, dan budaya.